Studi Menemukan Manfaat Orangtua Bermain Video Game dengan Anak-anak

Ayah yang bermain video game dengan putranyaParents yang bermain video game dengan anak mereka mungkin memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana permainan tersebut mempengaruhi anak-anak, menurut sebuah penelitian oleh para peneliti dari Universitas Oxford dan Universitas Cardiff yang diterbitkan di PeerJ. pc kentang

Efek permainan video pada anak-anak tetap menjadi topik yang diperebutkan. Laporan gugus tugas Federasi Psikologi Amerika tahun 2015 menegaskan kaitan antara permainan video kekerasan dan agresi. Beberapa penelitian – termasuk studi tahun 2015 terhadap 200 anak – meruntuhkan klaim ini, tidak menemukan hubungan antara video game dan kekerasan. Permainan video juga dapat mempengaruhi kesehatan mental anak-anak. Sebuah studi tahun 2016 menemukan sedikit hubungan antara permainan video game dan depresi dan isu-isu perilaku. laptop gaming murah

Haruskah Orang Tua Memutar Video Game dengan Anak-Anak?
Penelitian ini melibatkan tiga percobaan yang dirancang untuk menilai sikap terhadap permainan video. Studi pertama mensurvei 959 pria dan 1.019 wanita tentang sikap dan pengalaman mereka dengan video game. Sikap terhadap video game lebih positif diantara mereka yang sering bermain game.

Studi kedua menilai 483 pria dan 517 wanita terhadap sikap mereka terhadap video game, termasuk keyakinan mereka akan asersi yang tidak akurat tentang permainan video, seperti anggapan bahwa permainan menyebabkan penembakan massal. Penelitian itu menentukan kelompok yang lebih tua, dan juga mereka yang hanya memiliki pengalaman bermain game terbatas, lebih cenderung memiliki pandangan negatif tentang permainan video dan untuk mendukung asersi yang tidak akurat tentang permainan. Mereka juga cenderung percaya bahwa hukum harus membatasi akses permainan.

Sebuah studi ketiga terhadap 929 pria dan 987 wanita menilai pengalaman dengan permainan video, namun juga menanyakan status peserta sebagai orang tua. Periset bertanya kepada orang tua apakah mereka bermain video game dengan anak-anak mereka dan bagaimana mereka percaya bahwa video game mempengaruhi anak mereka.

Temukan Terapis

Masukkan ZIP atau Kota
Pencarian Lanjutan
Orang tua yang bermain video game dengan anak-anak mereka lebih cenderung memiliki tampilan permainan video game yang bernuansa, dengan mempertimbangkan manfaat dan kekurangan. Wanita melaporkan lebih sedikit keterpaparan pada permainan game, baik oleh mereka sendiri maupun dengan anak-anak mereka, dan cenderung memiliki keyakinan negatif tentang pemaparan video game. Secara keseluruhan, orang tua yang sering bermain game dengan anak mereka sekitar tiga kali lebih mungkin memiliki keyakinan yang akurat tentang efek video game.
Penulis penelitian mengatakan hasil mereka menunjukkan bahwa pengalaman kurang dapat berkontribusi terhadap bias dalam persepsi game.

Rekomendasi Video Game
American Academy of Pediatrics (AAP) masih merekomendasikan tidak ada “waktu layar” di depan televisi atau media digital untuk anak di bawah usia 2. Untuk anak yang lebih tua, organisasi tersebut tidak lagi mengusulkan batas keras pada waktu layar. Sebagai gantinya, hal itu menunjukkan keterlibatan orang tua, orang tua harus mengevaluasi kandungan media yang dikonsumsi anak-anak mereka, dan anak-anak memerlukan batasan untuk mencegah agar teknologi tidak mengganggu aktivitas lainnya. AAP juga menunjukkan pentingnya kegiatan lain, seperti waktu dan membaca di luar ruangan, dan mendorong orang tua untuk membangun “zona bebas layar.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *